Gonore Pada Wanita

Gonore adalah penyaki infeksi menular seksual paling tua yang pernah dilaporkan. Penyebabnya adalah kuman bakteri Neisseria gonorrhoeae. Tidak semua orang yang terpajan ke gonore akan terjangkit penyakit dan risiko penularan dari laki-laki kepada perempuan lebih tinggi daripada dari perempuan ke laki-laki. Perempuan beresiko paling tinggi mengalami penyebaran infeksi pada saat haid. Penularan kepada bayi yang akan lahir dapat menyebabkan infeksi pada mata dan akhirnya kebutaan pada bayi bila tidak diketahui dan diobati.

virus-gonore

imagesGejala dan tanda gonore timbul dalam 7-21 hari dimulai dengan sekret vagina yang purulen kuning-kehijauan yang berasal dari serviks. Penyakit ini tidak atau sedikit menimbulkan gejala pada 25-50% perempuan. Kuman penyebabnya adalah Teisseria gonorhoeae. Dengan masa tenggang waktu (masa inkubasi) selama 2-7 hari setelah tertular melalui hubungan seks.

Gonore pada wanita dapat naik ke saluran kelamin dan menginfeksi selaput di dalam panggul sehingga timbul nyeri panggul dan gangguan reproduksi. Gejala awal gonore pada wanita biasanya muncul 7-21 hari setelah terinfeksi.

Bentuk lain infeksi gonore berupa konjungtivitis, pharangitis, infeksi anarektal, septicemia yang dapat disertai arthritis dan meningitis endocarditis. Untuk memastikannya, sebaiknya lakukan kultur bakteriologik dengan media tertentu, sediaan apus (smear) dan tes serologi.

Kuman penyebab gonore ini gemar sekali hidup di selaput lendir tubuh manusia. Biasanya selaput lendir kemaluan, baik pria maupun wanita, terutama selaput lendir saluran kemih bagian bawah (urethra). Di sana kuman bersarang dan berkembang biak sehingga terjadi peradangan yang akan menimbulkan keluhan nyeri panas atau gangguan dalam berkemih. Ini merupakan gejala awal serangan kencing nanah yang timbul dalam minggu-minggu pertama setelah kontak dengan penderita gonore lewat hubungan intim.

Sifat umum dari bibit penyakit gonore dapat menjadi kebal apabila obat pembunuh gonore dari golongan antibiotika kurang takarannya. Itulah sebabnya jika minum obat antibiotika jangan setengah-setengah, melainkan harus sampai habis. Jangan membiasakan diri hanya membeli sebagian dari resep obat antibiotika yang diberikan oleh dokter. Apotek biasanya tidak akan melayani jika resep dokter hanya ditebus sebagian terutama obat antibiotika gonore.

Beberapa penderita gonore terkadang hanya minum obat antibiotika 1 kali dalam sehari saja. Padahal mengkonsumsi obat antibiotika saja tidak menjamin kuman sudah terbasmi semuanya. Sisa kuman yang masih hidup inilah, akibat pemberian antibiotika yang kepalang tanggung, kelak akan melahirkan generasi yang kebal, jika orang tersebut terserang kembali atau memindahkan (menularkan) kepada orang lain.

Dampak buruk yang terjadi gonore pada wanita adalah ketika buang air kecil terasa pedih, pendarahan usai hubungan intim, keluar nanah berwarna kuning ataupun berdarah dari alat kelamin wanita, pendarahan terjadi di luar siklus menstruasi dan terasa keram dan mual.  

 

 


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengatasi Penyakit Gonore, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gonore and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>