Gonore Pada Pria

Gonore Pada Pria – Penyakit gonore paling banyak dijumpai dalam jajaran penyakit hubungan seksual, namun mudah diobati, tetapi bila terlambat atau pengobatan kurang tepat dapat menimbulkan komplikasi yang fatal. Penyebabnya adalah Neisseria gonorrhoeae, tergolong bakteri diplokokus berbentuk buah kopi. Masa inkubasi (waktu sebelum terjadi gejala) berkisar antara 3-5 hari setelah infeksi. Berdasarkan anatomi alat kelamin.

INFEKSI GONORE PADA PRIA

Bentuk yang paling sering daalah uretritis gonore anterior akuta yag dalam bahasa awam disebut juga kencing nanah. Gejala umumnya adalah rasa gatal dan panas di ujung kemaluan, rasa sakit saat kencing dan banyak kencing, diikuti pengeluaran nanah di ujung kemaluan dan dapat bercampur darah.

Gonore Pada Pria

Gonore Pada Pria

Gejala awal dari penyakit gonore pada pria biasanya akan muncul dalam waktu 2-7 hari setelah mengetahui terkena infeksi penyakit gonore. Gejala awal terjadi dengan rasa tidak enak dibagian uretra dan juga beberapa jam diikuti dengan rasa nyeri saat sedang berkemih dan keluarnya nanah dari penis. Sedangkan yang terjadi pada wanita, gejala awal dari penyakit gonore ini biasanya akan muncul 7-21 hari setelah mengalami infeksi.

Pada penderita penyakit gonore biasanya akan merasakan gejala selama beberapa minggu atau terjadi beberapa bulan dan biasanya juga diketahui untuk mereka yang menderita penyakit gonore setelah pasangan hubungan seksualnya terinfeksi. Jika sudah muncul gejala, maka biasanya gejala yang muncul sifatnya ringan. Namun beberapa penderita malah menunjukkan gejala yang berat seperti di bawah ini.

Gejala Penyakit Gonore Pada Pria

  1. Dorongan untuk berkemih
  2. Nyeri saat berkemih
  3. Cairan yang keluar dari dalam vagina
  4. Mengalami demam

Infeksi yang terjadi gonore pada wanita biasanya menyerang dibagian leher rahim, rahim, saluran telur, indung telur, uretra dan juga rektum serta pada akhirnya akan menimbulkan masalah nyeri pinggul dalam melakukan hubungan seksual. Wanita dan juga pria homoseksual yang melakukan hubungan seksual lewat anus biasanya akan menderita penyakit gonore dibagian rektumnya. Penderita gonore biasanya akan merasakan tidak nyaman pada sekitar anusnya dan akan keluar cairan dari dalam rektumnya. Daerah disekitar anus biasanya akan nampak merah dan kasar serta biasanya tinja yang keluar juga akan terbungkus oleh nanah.

PENYEBAB PENYAKIT GONORRHEA

Selain itu, penyebab penyakit gonorrhea bisa terjadi karena melakukan hubungan seksual leway mulut dengan seorang yang menderita penyakit gonore yang biasanya akam mengalami penyakit gonore dibagian tenggorokan mengalami faringitis gonokokal. Umumnya, infeksi yang terjadi ini tidak akan menunjukkan suatu gejala, namun kadang juga akan menyebabkan sakit tenggorokan dan susah menelan. Jika cairan yang terinfeksi mengenai mata, maka biasanya akan menyebabkan terjadinya infeksi mata luar atau konjungtivis. Bayi yang biasanya baru dilahirkan juga akan mengalami infeksi gonore dari ibunya selama dari proses persalinan berlangsung sehingga pembengkakan yang terjadi dikedua kelopak mata dan dari dalam matanya akan mengeluarkan nanah. Jika infeksi ini jika tidak diobati, maka akan menyebabkan suatu kebutaan.

Pada pemeriksaan akan dijumpai ujung kemaluan merah, membengkak dan menonjol di ujungnya bila di pijat akan keluar nanah. Penyakit ini bila tidak mendapat pengobatan yang tepat dapat menyebar ke bagian alat kelamin lainnya seperti kandung kencing, prostat sampai buah zakar dan salurannya. Dengan pengobatan yang kurang mantap, penyakit akab bersifat menahun dan menjadi sumber penularan bagi orang lain serta keluarganya

Gonore pada pria berkaitan dengan suatu sekret kekuning-kuningan dari penis. Kemungkinan untuk menderita gonore meningkat dengan bertambahnya jumlah pasangan seksual. Pria yang berumur 32 tahun dengan beberapa pasangan seksual mengalami pengeluaran sekret dari penis. Ia menderita gonore.

Gonore Pada Pria

Gonore Pada Pria

KOMPLIKASI PENYAKIT GONORE

Komplikasi yang sering terjadi bila dosis obat kurang. Pada pria dapat terjadi peradangan di kelenjar prostat berupa nyeri saat ereksi, nyeri saat buang air besar dan sperma berdarah. Peradangan pada testis akan tampak berupa pembengkakan buah zakar yang sangat nyeri, saluran mani tersumbat dan kemandulan karena air mani tidak mengandung benih sperma.

Pengobatan Gonore Pada Pria

Mengobati pria penderita gonore harus selalu diikuti dengan pengobatan pada pasangannya, meskipun tidak tampak gejala dan keluhan apapun. Obat yang diberikan harus berdosis tinggi agar resistensi obat antibiotik tidak terjadi. Kombinasi obat yang bersifat sinergistik (kombinasi obat yang saling memperkuat efek bunuh bakteri) akan membantu proses penyembuhan. Mengompres menggunakan air es dan istirahat di tempat tidur sangat diperlukan bila buah zakar bengkak.

Pencegahan Gonore Pada Pria

Pemakaian kondom saat berhubungan seksual dapat mencegah penularan penyakit gonore. Jangan coba-coba mengobati gomore seorang diri, karena bila dosis antibiotika kurang, kuman penyebab gonorrhoea mudah menjadi resisten, sehingga banyak obat tidak efektif. Segera berobat ke dokter bila gejala nyeri saat berkemih sudah muncul.

Itulah sekilas penjelasan tentang penyakit gonore pada pria, yang mungkin akan sangat membantu jika salah satu di antara anda sedang mengalami penyakit tersebut. Dan semoga bermanfaat.


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengatasi Penyakit Gonore, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gonore and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *